<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ASSALAM SUMBAR</title>
	<atom:link href="http://assalamsb.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://assalamsb.wordpress.com</link>
	<description>Bersatu Menjalin Ukhuwah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 09:32:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='assalamsb.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ASSALAM SUMBAR</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://assalamsb.wordpress.com/osd.xml" title="ASSALAM SUMBAR" />
	<atom:link rel='hub' href='http://assalamsb.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ba&#8217;da MUBES ASSALAM XII</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/20/bada-mubes-assalam-xii/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/20/bada-mubes-assalam-xii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 14:04:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assalam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillaah, MUBES XII ASSALAM Sumbar telah terlaksana dengan lancar. berdasarkan hasil MUBES XII, terpilih TAUFIK ISMED (ex-pengurus DPD Padang) sebagai KETUA UMUM DPP ASSALAM Sumbar dan Muthmainnah Shodri (ex-pengurus DPD Payakumbuh) sebagai KETUA KEPUTRIAN DPP ASSALAM Sumbar. Semoga amanah ini bisa dijalankan dengan baik. Insya Allah juga akan ditetapkan kepengurusan DPP ASSALAM Sumbar perode 2011/2012. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=270&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillaah, MUBES XII ASSALAM Sumbar telah terlaksana dengan lancar. berdasarkan hasil MUBES XII, terpilih TAUFIK ISMED (ex-pengurus DPD Padang) sebagai KETUA UMUM DPP ASSALAM Sumbar dan Muthmainnah Shodri (ex-pengurus DPD Payakumbuh) sebagai KETUA KEPUTRIAN DPP ASSALAM Sumbar.</p>
<p>Semoga amanah ini bisa dijalankan dengan baik. Insya Allah juga akan ditetapkan kepengurusan DPP ASSALAM Sumbar perode 2011/2012.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/270/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=270&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/20/bada-mubes-assalam-xii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/06a7442cae8641e3d6f1973bbde21e44?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Aktivis Mengeluh&#8230;!!</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/20/ketika-aktivis-mengeluh/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/20/ketika-aktivis-mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 07:23:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramaril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi aktivis dakwah itu enak. Bisa selalu sibuk, semua kegiatannya merupakan hal-hal yang diridhai Allah, banyak teman bahkan banyak saudara yang siap saling membantu dalam kebaikan dan takwa. Ahmad, sebut saja namanya begitu, tidak setuju dengan pendapat saya. Menurutnya, menjadi aktivis itu melelahkan. Mengurus kuliah saja sudah menguras waktu dan tenaga, bagaimana pula jika ditambah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=267&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi aktivis dakwah itu enak. Bisa selalu sibuk, semua kegiatannya merupakan hal-hal yang diridhai Allah, banyak teman bahkan banyak saudara yang siap saling membantu dalam kebaikan dan takwa.<br />
Ahmad, sebut saja namanya begitu, tidak setuju dengan pendapat saya. Menurutnya, menjadi aktivis itu melelahkan. Mengurus kuliah saja sudah menguras waktu dan tenaga, bagaimana pula jika ditambah mengurusi dakwah yang kegiatannya 24 jam sehari, tujuh hari sepekan?<br />
Saya jawab, cinta membuat semua kesibukan itu terasa mengasyikkan. Tanpa cinta, upaya yang menghabiskan waktu dan tenaga memang terasa melelahkan. Dengan cinta, segala keletihan berubah menjadi keasyikan. Semakin keras berupaya, semakin asyik rasanya. Seperti naik roller coaster atau arung jeram, semakin menantang semakin diminati.<br />
Badrun, juga bukan nama sebenarnya, tidak setuju dengan pendapat saya. Menurutnya, cinta itu mudah datang dan pergi. Kadang kita aktif dengan penuh semangat dan cinta, kemudian esoknya menjadi sangat malas dan bosan.<br />
Saya jawab, itu namanya bukan cinta tetapi mood. Orang yang mud-mudan (moody) memang cepat berubah-ubah. Seperti bandul pendulum. Kadang mengayun ke kanan menjadi sangat rajin berdakwah. Sebentar kemudian minatnya menurun, sampai ke sudut kiri, terjerumus dalam dosa-dosa. Kemudian menyesal, kembali aktif, kemudian bosan, kembali malas dan seterusnya. Saya katakan, obat bagi orang yang moody adalah disiplin dalam arti ‘memaksakan diri’. Jangan ikuti kemalasan. Lawan kemalasan itu, kalau perlu bunuh dan gali kuburan buatnya dalam-dalam. Lalu paksakan diri untuk kembali aktif.<br />
Kata Tarman, tidak bisa menikmati dakwah kalau caranya harus dengan memaksa diri begitu.<br />
Saya jawab, orang-orang yang sedang ber-mood negatif memang harus mengabaikan aspek kenikmatan atau keasyikan pada awal aktifitasnya. Cukup menyadari bahwa dakwah ini adalahwajib, lalu paksakan diri. Sebentar kemudian, insya Allah, rasa malas itu akan hilang; bisa jadi karena menyaksikan sahabat yang berjuang keras, atau memandang wajah ceria anak-anak yatim yang menerima santunan, atau ketika pengurus masjid mengucapkan terima kasih sambil mendoakan kebaikan dengan tulus. Paksakan diri untuk langkah pertama, insya Allah langkah-langkah berikutnya menjadi nikmat dengan ridhaNya. Percaya dan coba sajalah. In ahsantum, ahsantum lianfusikum, jika kamu berbuat baik, maka sebenarnya kamu sedang berbuat baik untuk dirimu sendiri… (QS Al Isra&#8217;: 7)<br />
Tsaurah, juga bukan nama sebenarnya, setuju dengan pendapat saya, tetapi ia nyeletuk,&#8221;Ada masanya kita kecewa dengan dakwah. Meski sebenarnya kita sangat mencintai dakwah, beberapa hal terasa sangat mengecewakan. Misalnya ketika dakwah tampak dikemudikan menuju arah yang keliru.&#8221;<br />
Saya katakan, munculnya kekecewaan setelah cinta yang menggelora merupakan saat-saat ujian komitmen, ujian kesetiaan. Banyak orang diberi karunia sehingga bisa jatuh cinta kepada dakwah, tetapi tidak sanggup mempertahankan cintanya ketika kekecewaan atau kecemburuan datang.<br />
Aktif berdakwah ketika sedang jatuh cinta adalah wajar, tetap aktif meski sedang dilanda kekecewaan dan kemarahan barulah pertanda kesetiaan yang tinggi. Inilah komitmen, dan inilah yang insya Allah bisa menjaga ke-istiqamah-an. Allah sangat memuji kesetiaan sehingga berfirman: &#8220;Sesungguhnya orang yang berjanji setia kepadamu adalah orang-orang yang berjanji setia kepada Allah, Tangan Allah berada di atas tangan mereka.&#8221; (QS Al Fath :10)<br />
Saya tambahkan lagi, kekecewaan yang menimpa para pecinta dakwah bisa juga disebabkan oleh tuntutan perfeksionis dari sang aktivis. Maunya serba sempurna, ya sempurna ajarannya, ya sempurna jalannya, sempurna juga semua penyeru/aktivisnya. Ketika ia mendapati beberapa aktivis ternyata tidak sempurna, menjadi kecewalah hatinya lalu ia mengundurkan diri dari harum semerbaknya jalan dakwah. Perfeksionisme sendiri bisa diibaratkan pedang bermata dua. Satu sisinya merupakan pelecut motivasi membakar semangat untuk berdakwah habis-habisan, sisi lainnya merupakan kritikus sadis yang dengan pedas mengatakan bahwa tanpa kesempurnaan, seluruh rangkaian dakwah hanyalah kekonyolan yang sia-sia saja.<br />
Juhdi, juga bukan nama sebenarnya, bertanya, &#8220;Bagaimana cara agar kita tidak menjadi aktivis romantis yang hanya aktif ketika sedang mood? Bagaimana supaya kita tetap berkomitmen sepanjang hayat dan tidak mudah berhenti ketika kecewa?&#8221;<br />
Saya katakan, dakwah adalah kesatuan kata dan perbuatan. Kita tidak bisa memilih salah satu dari kedua hal tersebut. Jika seseorang hanya aktif dalam dakwah perkataan, sebentar kemudian ia akan merasa bahwa dirinya tidak lebih dari penjual obat di pinggir jalan. Sebaliknya jika seseorang hanya beramal tanpa mau mengajak dengan lisannya, lama-lama ia merasa jenuh seolah dirinya telah berbuat melebihi para ustadz yang `hanya&#8217; berteriak-teriak saja. Ia merasa telah cukup melakukan amal-amalnya, tidak merasa dituntut untuk meningkatkannya lebih baik lagi. Tidak jarang kemudian mereka bermalas-malasan dengan alasan: kan saya bukan ustadz. Para ustadz tuh yang harus selalu tampil baik agar tidak mengecewakan umat…. sedangkan saya kan orang biasa. Hanya dengan menyatukan aktifitas dalam kata dan perbuatan insya Allah komitmen selalu terjaga.<br />
Hamid, juga bukan nama sebenarnya, menyangkal. Menurutnya, sekarang banyak aktivis yang meski giat berkata dan berbuat ternyata tidak tahan ketika dunia menghampirinya. Biasanya setelah menduduki sebuah kursi jabatan atau berhasil menjadi pengusaha sukses, sang aktivis menjelma menjadi penghamba dunia yang hobinya pamer mobil bagus, gadget mahal, rumah gedongan, dan berburu atribut-atribut duniawi lainnya.<br />
Saya balik bertanya, mengapa Hamid menjadikan pencapaian duniawi sebagai tolok ukur menurunnya komitmen dakwah seseorang? Seharusnya kita melihat kinerja, bukan sekedar penampilan duniawi. Tidak ada salahnya seorang da&#8217;i yang dulu pengguna angkutan umum sekarang kemana-mana naik unta merah metalik, apalagi jika hal itu membuatnya lebih produktif. Tidak mengapa seorang ustadz membawa-bawa gadget keren, jika gadget tersebut membuat jadwal dan presentasi dakwahnya semakin sistematis dan berkah. Merupakan kebaikan jika aktivis memiliki rumah besar sehingga acara recruitment tidak perlu menyewa vila di luar kota yang jauh, melelahkan dan sulit dijangkau.<br />
Kholid, juga bukan nama sebenarnya, ikut urun rembug. Ia berkata bahwa dakwah pada masa sekarang terasa kurang menyentuh hati. Rasanya kering dan gersang. Kalau dulu liqa&#8217; di hamparan karpet hijau sederhana dengan air putih dan roti kering atau penganan sekedarnya terasa bagai siraman air surga, sekarang pertemuan di rumah mewah dengan sajian enak-enak dan presentasi canggih hanya terasa formal dan hambar mirip meeting kantor atau arisan sebuah perkumpulan.<br />
Saya jawab, seharusnya kita memiliki komitmen yang dinamis. Dakwah memiliki masa-masa yang berbeda, ada masanya penuh ujian yang berat, ada pula masanya dakwah ini dibanjiri ghanimah melimpah dari segala arah. Yang penting tetap dalam komitmen kepada Allah, tetaplah menjadikan dunia itu sebagai sarana di tangan, jangan sampai ia merasuk ke dalam hati. Bukankah para Rasul juga berbeda-beda? Ada Nuh `alaihis salaam yang sedikit pengikut, ada Sulaiman `alaihis salaam yang menjadi raja segala makhluk, ada Isa Al Masih `alaihis salaam yang seumur hidup dikejar-kejar dan ada pula Muhammad shalallahu `alaihi wa sallam yang sukses gemilang tetapi tetap mengencangkan sabuknya karena lapar. Komitmen yang statis hanya cocok untuk satu corak ujian saja, komitmen yang dinamis bisa mengatasi ujian dalam semua coraknya.<br />
Daridin, juga bukan nama sebenarnya, yang semula diam menyimak rupanya tertarik untuk nimbrung. &#8220;Dimana kita bisa bertemu dengan aktivis sesuai gambaran tadi? Penuh cinta, tidak mud-mudan, selalu berkomitmen dan bisa dinamis mengikuti naik-turunnya dakwah di panggung kehidupan?&#8221;<br />
Saya tertegun sebentar, kemudian menjawab pelan. Di luar sana ada beberapa tokoh yang bisa kita sebut, tetapi kita tidak perlu menyebut mereka satu persatu. Seharusnya kita menghadapkan telunjuk kepada diri kita sendiri. Meski kita adalah orang baru dalam dakwah ini, meski kita baru belajar membaca dan menulis sambil belajar menyampaikan dakwah semampunya, tetapi insya Allah inilah calon-calon aktivis dengan berbagai kriteria tersebut, Bismillaah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=267&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/20/ketika-aktivis-mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82b112d277fd5ddea7e273ce505fdbe1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramaril</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ajang Ukhuwah dan Evaluasi</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/06/ajang-ukhuwah-dan-evaluasi/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/06/ajang-ukhuwah-dan-evaluasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 16:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dppassalamsb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Ukhuwah telah terbina ikatan semakin kuat amanah di depan mata musyawarah demi keberlangsungan terikat MUSYAWARAH BESAR (MUBES) XII DPP ASSALAM SUMBAR 2011 Padang, 15-17 Juli 2011 Informasi lebih lanjut, Silakan hubungi MPP DPP atau DPP ASSALAM Sumbar<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=256&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ukhuwah telah terbina<br />
ikatan semakin kuat<br />
amanah di depan mata<br />
musyawarah demi keberlangsungan terikat</p>
<p><strong>MUSYAWARAH BESAR (MUBES) XII DPP ASSALAM SUMBAR 2011</strong></p>
<p>Padang, 15-17 Juli 2011</p>
<p>Informasi lebih lanjut, Silakan hubungi MPP DPP atau DPP ASSALAM Sumbar</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=256&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/07/06/ajang-ukhuwah-dan-evaluasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22b3fec7db196b2c9353df5a43660b21?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dppassalamsb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peliharalah Dirimu Wahai Wanita Muslimah</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/14/peliharalah-dirimu-wahai-wanita-muslimah/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/14/peliharalah-dirimu-wahai-wanita-muslimah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 08:24:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramaril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Jeritan wanita barat dan kekagumannya kepada wanita Muslimah….. Joana Francis adalah seorang penulis dan wartawan asal AS. Dalam situs Crescent and the Cross, perempuan yang menganut agama Kristen itu menuliskan ungkapan hatinya tentang kekagumannya pada perempuan-perempuan Muslim di Libanon saat negara itu diserang oleh Israel dalam perang tahun 2006 lalu. Apa yang ditulis Francis, meski [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=252&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/05/muslimah_wind_submit.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-253" title="muslimah_wind_submit" src="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/05/muslimah_wind_submit.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Jeritan wanita barat dan kekagumannya kepada wanita Muslimah…..</p>
<p>Joana Francis adalah seorang penulis dan wartawan asal AS. Dalam situs Crescent and the Cross, perempuan yang menganut agama Kristen itu menuliskan ungkapan hatinya tentang kekagumannya pada perempuan-perempuan Muslim di Libanon saat negara itu diserang oleh Israel dalam perang tahun 2006 lalu.</p>
<p>Apa yang ditulis Francis, meski ditujukan pada para Muslimah di Libanon, bisa menjadi cermin dan semangat bagi para Muslimah dimanapun untuk bangga akan identitasnya menjadi seorang perempuan Muslim, apalagi di tengah kehidupan modern dan derasnya pengaruh budaya Barat yang bisa melemahkan keyakinan dan keteguhan seorang Muslimah untuk tetap mengikuti cara-cara hidup yang diajarkan Islam.<span id="more-252"></span></p>
<p>Karena di luar sana, banyak kaum perempuan lain yang iri melihat kehidupan dan kepribadian para perempuan Muslim yang masih teguh memegang ajaran-ajaran agamanya. Inilah ungkapan kekaguman Francis sekaligus pesan yang disampaikannya untuk perempuan-perempuan Muslim dalam tulisannya bertajuk</p>
<p>“Kepada Saudariku Para Muslimah”;</p>
<p>Ditengah serangan Israel ke Libanon dan “perang melawan teror” yang dipropagandakan Zionis, dunia Islam kini menjadi pusat perhatian di setiap rumah di AS.</p>
<p>Aku menyaksikan pembantaian, kematian dan kehancuran yang menimpa rakyat Libanon, tapi aku juga melihat sesuatu yang lain; Aku melihat kalian (para muslimah).</p>
<p>Aku menyaksikan perempuan-perempuan yang membawa bayi atau anak-anak yang mengelilingin mereka. Aku menyaksikan bahwa meski mereka mengenakan pakaian yang sederhana, kecantikan mereka tetap terpancar dan kecantikan itu bukan sekedar kecantikan fisik semata.</p>
<p>Aku merasakan sesuatu yang aneh dalam diriku; aku merasa iri. Aku merasa gundah melihat kengerian dan kejahatan perang yang dialami rakyat Libanon, mereka menjadi target musuh bersama kita.</p>
<p>Tapi aku tidak bisa memungkiri kekagumanku melihat ketegaran, kecantikan, kesopanan dan yang paling penting kebahagian yang tetap terpancar dari wajah kalian.</p>
<p>Kelihatannya aneh, tapi itulah yang terjadi padaku, bahkan di tengah serangan bom yang terus menerus, kalian tetap terlihat lebih bahagia dari kami ( perempuan AS) di sini karena kalian menjalani kehidupan yang alamiah sebagai perempuan. Di Barat, kaum perempuan juga menjalami kehidupan seperti itu sampai era tahun 1960-an, lalu kami juga dibombardir dengan musuh yang sama. Hanya saja, kami tidak dibombardir dengan amunisi, tapi oleh tipu muslihat dan korupsi moral.</p>
<p>Perangkap Setan</p>
<p>Mereka membombardir kami, rakyat Amerika dari Hollywood dan bukan dari jet-jet tempur atau tank-tank buatan Amerika.</p>
<p>Mereka juga ingin membombardir kalian dengan cara yang sama, setelah mereka menghancurkan infrastruktur negara kalian. Aku tidak ingin ini terjadi pada kalian. Kalian akan direndahkan seperti yang kami alami. Kalian dapat menghinda dari bombardir semacam itu jika kalian mau mendengarkan sebagian dari kami yang telah menjadi korban serius dari pengaruh jahat mereka.</p>
<p>Apa yang kalian lihat dan keluar dari Hollywood adalah sebuah paket kebohongan dan penyimpangan realitas.</p>
<p>Hollywood menampilkan seks bebas sebagai sebuah bentuk rekreasi yang tidak berbahaya karena tujuan mereka sebenarnya adalah menghancurkan nilai-nilai moral di masyarakat melalui program-program beracun mereka. Aku mohon kalian untuk tidak minum racun mereka.</p>
<p>Karena begitu kalian mengkonsumsi racun-racun itu, tidak ada obat penawarnya. Kalian mungkin bisa sembuh sebagian, tapi kalian tidak akan pernah menjadi orang yang sama. Jadi, lebih baik kalian menghindarinya sama sekali daripada nanti harus menyembuhkan kerusakan yang diakibatkan oleh racun-racun itu.</p>
<p>Mereka akan menggoda kalian dengan film dan video-video musik yang merangsang, memberi gambaran palsu bahwa kaum perempuan di AS senang, puas dan bangga berpakaian seperti pelacur serta nyaman hidup tanpa keluarga.</p>
<p>Percayalah, sebagian besar dari kami tidak bahagia.</p>
<p>Jutaan kaum perempuan Barat bergantung pada obat-obatan anti-depresi, membenci pekerjaan mereka dan menangis sepanjang malam karena perilaku kaum lelaki yang mengungkapkan cinta, tapi kemudian dengan rakus memanfaatkan mereka lalu pergi begitu saja.</p>
<p>Orang-orang seperti di Hollywood hanya ingin menghancurkan keluarga dan</p>
<p>meyakinkan kaum perempuan agar mau tidak punya banyak anak.</p>
<p>Mereka mempengaruhi dengan cara menampilkan perkawinan sebagai bentuk perbudakan, menjadi seorang ibu adalah sebuah kutukan, menjalani kehidupan yang fitri dan sederhana adalah sesuatu yang usang. Orang-orang seperti itu menginginkan kalian merendahkan diri kalian sendiri dan kehilangan imam. Ibarat ular yang menggoda Adam dan Hawa agar memakan buah terlarang. Mereka tidak menggigit tapi mempengaruhi pikiran kalian.</p>
<p>Aku melihat para Muslimah seperti batu permata yang berharga, emas murni dan mutiara yang tak ternilai harganya. Alkitab juga sebenarnya mengajarkan agar kaum perempuan menjaga kesuciannya, tapi banyak kaum perempuan di Barat yang telah tertipu.</p>
<p>Model pakaian yang dibuat para perancang Barat dibuat untuk mencoba meyakinkan kalian bahwa asset kalian yang paling berharga adalah seksualitas. Tapi gaun dan kerudung yang dikenakan para perempuan Muslim lebih “seksi” daripada model pakaian Barat, karena busana itu menyelubungi kalian sehingga terlihat seperti sebuah “misteri” dan menunjukkan harga diri serta kepercayaan diri para muslimah.</p>
<p>Seksualiatas seorang perempuan harus dijaga dari mata orang-orang yang tidak layak, karena hal itu hanya akan diberikan pada laki-laki yang mencintai dan menghormati perempuan, dan cukup pantas untuk menikah dengan kalian. Dan karena lelaki di kalangan Muslim adalah lelaki yang bersikap jantan, mereka berhak mendapatkan yang terbaik dari kaum perempuannya.</p>
<p>Tidak seperti lelaki kami di Barat, mereka tidak kenal nilai sebuah mutiara yang berharga, mereka lebih memilih kilau berlian imitasi sebagai gantinya dan pada akhirnya bertujuan untuk membuangnya juga.</p>
<p>Modal yang paling berharga dari para muslimah adalah kecantikan batin kalian, keluguan dan segala sesuatu yang membentuk diri kalian. Tapi saya perhatikan banyak juga muslimah yang mencoba mendobrak batas dan berusaha menjadi seperti kaum perempuan di Barat, meski mereka mengenakan kerudung.</p>
<p>Mengapa kalian ingin meniru perempuan-perempuan yang telah menyesal atau akan menyesal, yang telah kehilangan hal-hal paling berharga dalam hidupnya? Tidak ada kompensasi atas kehilangan itu. Perempuan-perempuan Muslim adalah berlian tanpa cacat. Jangan biarkan hal demikian menipu kalian, untuk menjadi berlian imitasi. Karena semua yang kalian lihat di majalah mode dan televisi Barat adalah dusta, perangkap setan, emas palsu.</p>
<p>Kami Butuh Kalian, Wahai Para Muslimah !</p>
<p>Aku akan memberitahukan sebuah rahasia kecil, sekiranya kalian masih penasaran; bahwa seks sebelum menikah sama sekali tidak ada hebatnya.</p>
<p>Kami menyerahkan tubuh kami pada orang kami cintai, percaya bahwa itu adalah cara untuk membuat orang itu mencintai kami dan akan menikah dengan kami, seperti yang sering kalian lihat di televisi</p>
<p>. Tapi sesungguhnya hal itu sangat tidak menyenangkan, karena tidak ada jaminan akan adanya perkawinan atau orang itu akan selalu bersama kita.</p>
<p>Itu adalah sebuah Ironi! Sampah dan hanya akan membuat kita menyesal.</p>
<p>Karena hanya perempuan yang mampu memahami hati perempuan. Sesungguhnya perempuan dimana saja sama, tidak peduli apa latar belakang ras, kebangsaan atau agamanya.</p>
<p>Perasaan seorang perempuan dimana-mana sama. Ingin memiliki sebuah keluarga dan memberikan kenyamanan serta kekuatan pada orang-orang yang mereka cintai.</p>
<p>Tapi kami, perempuan Amerika, sudah tertipu dan percaya bahwa kebahagiaan itu ketika kami memiliki karir dalam pekerjaan, memiliki rumah sendiri dan hidup sendirian, bebas bercinta dengan siapa saja yang disukai.</p>
<p>Sejatinya, itu bukanlah kebebasan, bukan cinta. Hanya dalam sebuah ikatan perkawinan yang bahagialah, hati dan tubuh seorang perempuan merasa aman untuk mencintai.</p>
<p>Dosa tidak akan memberikan kenikmatan, tapi akan selalu menipu kalian. Meski saya sudah memulihkan kehormatan saya, tetap tidak tergantikan seperti kehormatan saya semula.</p>
<p>Kami, perempuan di Barat telah dicuci otak dan masuk dalam pemikiran bahwa kalian, perempuan Muslim adalah kaum perempuan yang tertindas. Padahal kamilah yang benar-benar tertindas, menjadi budak mode yang merendahkan diri kami, terlalu resah dengan berat badan kami, mengemis cinta dari orang-orang yang tidak bersikap dewasa.</p>
<p>Jauh di dalam lubuk hati kami, kami sadar telah tertipu dan diam-diam kami mengagumi para perempuan Muslim meski sebagian dari kami tidak mau mengakuinya. Tolong, jangan memandang rendah kami atau berpikir bahwa kami menyukai semua itu. Karena hal itu tidak sepenuhnya kesalahan kami.</p>
<p>Sebagian besar anak-anak di Barat, hidup tanpa orang tua atau hanya satu punya orang tua saja ketika mereka masih membutuhkan bimbingan dan kasih sayang.</p>
<p>Keuarga-keluarga di Barat banyak yang hancur dan kalian tahu siapa dibalik semua kehancuran ini. Oleh sebab itu, jangan sampai tertipu saudari muslimahku, jangan biarkan budaya semacam itu mempengaruhi kalian.</p>
<p>Tetaplah menjaga kesucian dan kemurnian. Kami kaum perempuan Kristiani perlu melihat bagaimana kehidupan seorang perempuan seharusnya. Kami membutuhkan kalian, para Muslimah, sebagai contoh bagi kehidupan kami, karena kami telah tersesat. Berpegang teguhlah pada kemurnian kalian sebagai Muslimah dan berhati-hatilah !.</p>
<p>Sumber : motivationplannet.wordpress.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=252&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/14/peliharalah-dirimu-wahai-wanita-muslimah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82b112d277fd5ddea7e273ce505fdbe1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramaril</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/05/muslimah_wind_submit.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">muslimah_wind_submit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hasil Try Out SNMPTN</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/13/hasil-try-out-snmptn/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/13/hasil-try-out-snmptn/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 May 2011 14:26:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assalam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillaah.. Hasil TO SNMPTN yang diadakan DPP ASSALAM Sumbar beberapa waktu lalu di Payakumbuh, bisa dilihat di sini TO SNMPTN IPA DPP ASSALAM TO SNMPTN IPS DPP ASSALAM Terus semangat dan kerja keras ya&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=248&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillaah..<br />
Hasil TO SNMPTN yang diadakan DPP ASSALAM Sumbar beberapa waktu lalu di Payakumbuh, bisa dilihat di sini</p>
<p><a href="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/05/to-snmptn-ipa-dpp-assalam.xls">TO SNMPTN IPA DPP ASSALAM</a></p>
<p><a href="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/05/to-snmptn-ips-dpp-assalam.xls">TO SNMPTN IPS DPP ASSALAM</a></p>
<p>Terus semangat dan kerja keras ya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=248&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/13/hasil-try-out-snmptn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/06a7442cae8641e3d6f1973bbde21e44?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Romansa Aktivis Dakwah</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/10/244/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/10/244/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 03:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irma</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Izzatul Mujahidah “Anakah yang ke-GR-an atau memang seperti itu sikapnya pada semua akhwat?” Tanya seorang saudara seperjuangan ketika bertutur tentang masalah yang tengah dihadapinya. Semua bermula dari perhatian yang tak wajar, panggilan yang tak biasa, sikap yang berbeda dari seorang ikhwan. Setidaknya itulah yang dirasakannya. Kebersamaan yang terus-menerus, amanah yang hampir selalu sama membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=244&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Oleh: Izzatul Mujahidah</strong></p>
<p>“Anakah yang ke-GR-an atau memang seperti itu sikapnya pada semua akhwat?” Tanya seorang saudara seperjuangan ketika bertutur tentang masalah yang tengah dihadapinya.</p>
<p>Semua bermula dari perhatian yang tak wajar, panggilan yang tak biasa, sikap yang berbeda dari seorang ikhwan. Setidaknya itulah yang dirasakannya. Kebersamaan yang terus-menerus, amanah yang hampir selalu sama membuat perjumpaan dan interaksi yang tak terelakkan. Tiga tahun adalah cukup bagi sang akhwat untuk memahami sang tambatan hati.</p>
<p>Interaksi yang cair antara keduanya membuat percik-percik rasa dalam diri sang akhwat semakin membuncah. “dia selalu mencari perhatian ana, hampir setiap acara dimana kami sama-sama menjadi panitia sikapnya selalu membuat ana merasa bahwa diapun memiliki rasa yang sama.” Lanjutnya.</p>
<p>Pada kesempatan lain dan orang yang berbeda, <span id="more-244"></span>kembali ku terima sebuah kisah yang walau tak sama namun maknanya tak jauh berbeda. “dia selalu cepat tanggap, apapun pertolongan yang ku butuhkan selalu dipenuhinya. dia selalu ada setiap ku butuh bantuan.” Sampai akhirnya beliau yang berkisah merasa sangat sulit untuk lepas dari ketergantungan kepada sang “hero”, bahkan jalinan ukhuwah yang sudah terbina sempat retak beberapa jenak dengan saudara seperjuangan lainnya akibat kecemburuan karena kedekatan “hero” sang tambatan hati dengan saudara tersebut.</p>
<p>Perhatian yang berlebihan, tutur kata dan senda gurau yang tak biasa, panggilan yang istimewa serta interaksi yang cair antara ikhwan dan akhwat terkadang mencipta letupan-letupan rasa yang harusnya belum ada, dalam diri akhwat ataupun ikhwan, bahkan tak jarang keduanya merasakan hal yang serupa.</p>
<p>Terkenang akan nasehat yang pernah dipesankan seorang kakak bertahun yang lalu “semua tergantung akhwatnya, jika akhwatnya tegas maka ikhwan tidak akan mau ‘mengusik’.” Yup… terkadang ketika interaksi semakin mencair, sementara pihak ikhwan tak mau mengalah, maka ketegasan akhwat untuk mengakhiri bisa menjadi solusi. Namun, alangkah indah jika masing-masing diri sama-sama menjaga. Agar kasus seperti yang dikisahkan diatas dan berbagai kisah serupa yang dialami oleh “aktivis dakwah” lainnya dapat diminimalisir.</p>
<p>Senang memang bercanda dan saling ledek dengan lawan jenis, apalagi bagi “aktivis dakwah” yang memang sangat tabu akan hal itu. Bahagia rasanya bila dipanggil dengan nama yang istimewa oleh pujaan hati, apalagi bagi “aktivis dakwah” yang hampir tak pernah merasakannya. Bangga tentunya jika mengetahui banyak informasi ketika membahas lawan jenis sekaligus partner dakwah di “forum-forum” yang selalu tercipta disetiap kebersamaan dengan saudara seperjuangan lainnya. Namun, hal tersebut hanya akan memberi noda pada kesucian dakwah dan menambah duri dalam perjalanan panjang yang tengah ditempuh.</p>
<p>semoga tiap langkahku ya Allah</p>
<p>tidak sedang menyuruk ke sana</p>
<p>karena aku tahu</p>
<p>dalam tiap dosaku</p>
<p>tersimpan bahaya</p>
<p>saat aku memakluminya, menganggapnya biasa</p>
<p>********</p>
<p>hukuman terbesar atas ma’shiat adalah kebas hati</p>
<p>perasaan tanpa salah, yang membuat tenang</p>
<p>untuk terus berkubang dalam dosa</p>
<p>maka berbahagialah dia yang masih punya gelisah</p>
<p>atas dosanya</p>
<p>setidaknya masih ada iman di sana, yang sedang terluka</p>
<p>(Salim A. Fillah)</p>
<p>Wahai ikhwan, bersikaplah yang wajar, jagalah para akhwat yang berusaha keras menjaga ‘iffah dan izzahnya. Jangan lagi tambah beban mereka. Cukuplah qadhaya ummat yang mengusik pikiran dan hati mereka, jangan ditambah lagi kegelisahan mereka karena sikap, tuturkata dan perhatian antum yang belum seharusnya dipertunjukkan.</p>
<p>Wahai akhwat, jagalah izzah dan ‘iffahmu. Engkau adalah mutiara yang sangat berharga. Jangan berikan peluang lawan jenismu untuk mengusik hati dan pikiranmu. Janganlah kau undang mereka untuk bersikap dan bertutur yang tak wajar padamu, jangan hilangkan penghargaan mereka karena sikapmu. Karna pernah dipesankan bahwa “ketika ikhwan tak lagi segan bersenda gurau dan meledek akhwat pertanda mereka tak lagi menghargai akhwat tersebut, begitupun sebaliknya.”</p>
<p>Karena dakwah ini begitu suci, ia pun menuntut kesucian pada pengembannya</p>
<p>Karena dakwah ini begitu mulia, ia pun menutut kemuliaan dalam proses pencapaiannya</p>
<p>Jangan nodai ia dengan perbuatan dan tutur kata yang tak bermakna</p>
<p>Agar ia tak sekedar usaha yang sia belaka</p>
<p>karena yang sedang kita arungi adalah langkah abadi</p>
<p>karena kita tengah menapaki jalan para Nabi&#8230;</p>
<p>mei 2011,</p>
<p style="text-align:center;">                                                         bilik kecil nan damai.</p>
<p style="text-align:left;" align="center"><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=244&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/05/10/244/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c959cc7ec48a6b505a59036e25659664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imh4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikhtilat Aktivis Dakwah, Kenapa Bisa Terjadi&#8230;???</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/04/14/ikhtilat-aktivis-dakwah-kenapa-bisa-terjadi/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/04/14/ikhtilat-aktivis-dakwah-kenapa-bisa-terjadi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 06:31:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramaril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Seorang penyair berkata: Setiap kejadian berawal dari pandangan dan api yang besar itu berasal dari percikan bunga api yang dianggap kecil Berapa banyak pandangan mata itu mencapai kehati pemiliknya seperti busur dan tali busurnya Selama seseorang hamba membolak-balikkan pandangannya menatap manusia, dia berdiri di atas bahaya pandangan adalah kesenangan yang membinasakan, hunjaman yang memudharatkan.” (Ad-Da’u [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=233&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang penyair berkata:<br />
Setiap kejadian berawal dari pandangan<br />
dan api yang besar itu berasal dari percikan bunga api yang dianggap kecil<br />
Berapa banyak pandangan mata itu<br />
mencapai kehati pemiliknya<br />
seperti busur dan tali busurnya<br />
Selama seseorang hamba membolak-balikkan<br />
pandangannya menatap manusia,<br />
dia berdiri di atas bahaya<br />
pandangan adalah kesenangan yang membinasakan,<br />
hunjaman yang memudharatkan.”<br />
(Ad-Da’u wad Dawa’, hal. 234).</p>
<p>Setiap manusia, ikhwan akhwat ataupun manusia biasa, pasti akan mengalami tiga jenis ujian dalam hidupnya. Meski kadarnya berbeda – beda bagi setiap orang. Lawan jenis, harta dunia dan status sosial. Ketiga jenis ujian inilah yang akan menjadi siklus tetap ujian bagi manusia. Sampai kapan ia akan terlepas dari ujian ini ? jawabnya adalah tatkala manusia itu telah menghembusan nafas terakhirnya.</p>
<p>Saat syetan sudah mulai putus asa, <span id="more-233"></span>untuk menggoda para ikhwan atau akhwat bermaksiat secara terang – terangan. Nampaknya ujian jenis pertama inilah yang menjadi “momok” tersendiri bagi para aktivis dakwah yang masih berstatus mahasiswa/pelajar. Bagaimana tidak ? interaksi yang begitu intens, pertemuan yang begitu sering, meski berlabel agenda dakwah tertentu, terkadang menjadi celah tersendiri bagi syetan untuk menggodanya dengan cara yang lain.</p>
<p>Belum lagi dengan kegiatan – kegiatan yang melibatkan interaksi dengan lawan jenis diluar kegatan – kegiatan berlabel dakwah. Rapat himpunan, rapat BEM, sampai pada mengerjakan tugas kelompok yang menjadi makanan sehari – hari bagi sebagaian mahasiswa pada prodi tertentu. Tentu berkikhtilat, bercampur baur, dengan lawan jenis adalah sesuatu yang tidak mungkin untuk dihindari. Meskipun untuk hal yang terakhir, pendidikan, sebagaian ulama memafhumkan hal tersebut.</p>
<p>Fenomena – fenomena semacam inilah yang kemudian mengharuskan ana, antum, dan semua yang mengaku sebagai pengemban risalah Allah yang teguh memegang prinsip agama untuk memahami suatu ilmu tentang fiqh ikhtilat. Pengetahuan yang mendalam tentang hukum – hokum berinteraksi dengan lawan jenis sesuai dengan ajaran dien ini. Hal ini penting untuk difahami, agar kita tidak menjadi ragu – ragu dalam berinteraksi atau bahkan salah dalam menempatkan diri dalam sebuah keadaan.</p>
<p>Demikian juga dengan ikhtilat, seiring perkembangan zaman, ikhtilat maupun khalwat tak lagi mengharuskan dua fisik bertemu dalam satu lokasi. Cukuplah kiranya sms – sms kita kepada lawan jenis bukan mahram yang bisa membuat hati gelisah itu termasuk dalam kategori ikhtilat. Atau telfon – telfon berlebihan, chat – chat yang tiada guna dan tujuan, pun bisa dikategorikan dalam ikhtilat gaya baru.</p>
<p>Kebanyakan, hasil – hasil dari ikhtilat adalah timbulnya perasaan “deg – deg ser” kepada lawan jenis tersebut. Dalam bahasa lain dapat diterjemahkan menjadi, cinta, tresno atau apalah lain sejenisnya. Bagi kalangan aktivis perasaan cinta sebelum nikah banyak disebut dengan Virus Merah Jambu. Padahal warna merah jambu adalah warna yang indah dan cerah. Menurut ana kurang tepat jika virus yang bisa merusak ini disebut dengan Virus Merah Jambu. Ana menyebutnya sebagai Virus Panah Iblis karena virus ini lebih sering muncul karena pandangan yang tidak terjaga. Dalam sebuah hadits qudsi:</p>
<p>&#8220;Pandangan mata adalah panah beracun dari antara panah-panah Iblis. Barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada-Ku maka Aku ganti dengan keimanan yang dirasakan manis dalam hatinya.&#8221; (HR. Al Hakim).</p>
<p>Berikut ini adalah pelanggaran-pelanggaran yang masih sering terjadi:</p>
<p>1. Pulang Berdua<br />
Usai rapat acara rohis, karena pulang ke arah yang sama maka akhwat pulang bersama di mobil ikhwan. Berdua saja. Dan musik yang diputar masih lagu dari Peterpan pula ataupun lagu-lagu cinta lainnya.</p>
<p>2. Rapat Berhadap-Hadapan</p>
<p>Rapat dengan posisi berhadap-hadapan seperti ini sangatlah ‘cair’ dan rentan akan timbulnya ikhtilath. Alangkah baiknya – bila belum mampu menggunakan hijab – dibuat jarak yang cukup antara ikhwan dan akhwat.</p>
<p>3. Tidak Menundukkan Pandangan (Gadhul Bashar)</p>
<p>Bukankah ada pepatah yang mengatakan, “Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati”. Maka jangan kita ikuti seruan yang mengatakan, “Ah, tidak perlu gadhul bashar, yang penting kan jaga hati!” Namun, tentu aplikasinya tidak harus dengan cara selalu menunduk ke tanah sampai-sampai menabrak dinding. Mungkin dapat disiasati dengan melihat ujung-ujung jilbab atau mata semu/samping.</p>
<p>4. Duduk/ Jalan Berduaan</p>
<p>Duduk berdua di taman kampus untuk berdiskusi Islam (mungkin). Namun apapun alasannya, bukankah masyarakat kampus tidak ambil pusing dengan apa yang sedang didiskusikan karena yang terlihat di mata mereka adalah aktivis berduaan, titik. Maka menutup pintu fitnah ini adalah langkah terbaik kita.</p>
<p>5. “Men-tek” Untuk Menikah</p>
<p>“Bagaimana, ukh? Tapi nikahnya tiga tahun lagi. Habis, ana takut antum diambil orang.” Sang ikhwan belum lulus kuliah sehingga ‘men-tek’ seorang akhwat untuk menikah karena takut kehilangan, padahal tak jelas juga kapan akan menikahnya. Hal ini sangatlah riskan.</p>
<p>6. Telpon Tidak Urgen</p>
<p>Menelfon dan mengobrol tak tentu arah, yang tak ada nilai urgensinya.</p>
<p>7. SMS Tidak Urgen</p>
<p>Saling berdialog via SMS mengenai hal-hal yang tak ada kaitannya dengan<br />
da’wah, sampai-sampai pulsa habis sebelum waktunya.</p>
<p>8. Berbicara Mendayu-Dayu</p>
<p>“Deuu si akhiii, antum bisa aja deh?..” ucap sang akhwat kepada seorang ikhwan sambil tertawa kecil dan terdengar sedikit manja.</p>
<p>9. Bahasa Yang Akrab</p>
<p>Via SMS, via kertas, via fax, via email ataupun via YM. Message yang disampaikan begitu akrabnya, “Oke deh Pak fulan, nyang penting rapatnya lancar khaaan. Kalau begitchu.., ngga usah ditunda lagi yah, otre deh Senyum manis.” Meskipun sudah sering beraktivitas bersama, namun ikhwan-akhwat tetaplah bukan sepasang suami isteri yang bisa mengakrabkan diri dengan bebasnya. Walau ini hanya bahasa tulisan, namun dapat membekas di hati si penerima ataupun si pengirim sendiri.</p>
<p>10. Curhat</p>
<p>“Duh, bagaimana ya?., ane bingung nih, banyak masalah begini ? dan begitu, akh?.” Curhat berduaan akan menimbulkan kedekatan, lalu ikatan hati, kemudian dapat menimbulkan permainan hati yang bisa menganggu tribulasi da’wah. Apatah lagi bila yang dicurhatkan tidak ada sangkut pautnya dengan da’wah.</p>
<p>11. Yahoo Messenger/Chatting Yang Tidak Urgen</p>
<p>YM termasuk fasilitas. Tidaklah berdosa bila ingin menyampaikan hal-hal penting di sini. Namun menjadi bermasalah bila topik pembicaraan melebar kemana-mana dan tidak fokus pada da’wah karena khalwat virtual bisa saja terjadi.</p>
<p>12. Bercanda ikhwan-akhwat</p>
<p>“Biasa aza lagi, ukhtiii? hehehehe,” ujar seorang ikhwan sambil tertawa. Bahkan mungkin karena terlalu banyak syetan di sekeliling, sang akhwat hampir saja mencubit lengan sang ikhwan.</p>
<p>Pelanggaran di atas dapat dikategorikan kepada hal-hal yang mendekati zina karena jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan mengarah pada zina yang sesungguhnya, na’udzubillah.<br />
Maka, bersama-sama kita saling menjaga pergaulan ikhwan-akhwat. Wahai akhwat?., jagalah para ikhwan. Dan wahai ikhwan?., jagalah para akhwat. Jagalah agar tidak terjerumus ke dalam kategori mendekati zina.</p>
<p>Lalu bagaimana jika ikhtilat tidak bisa dihindari lagi ? Cara yang paling umum adalah beramal dengan ikhlas, gadhul bashar, puasa, hijab fisik dan jaga hati. Namun, jika itu semua belum juga bisa menundukan pandangan dan membuat hati tenang, maka solusi ini mungkin perlu dicoba, Nikah. Nikah akan mengalihkan pikiran dari pengharapan-pengharapan yang tidak perlu. Pengharapan yang selama ini menghantui telah berwujud menjadi bidadari yang setia menanti di rumah sendiri. Kalaupun ada godaan syetan di tengah jalan, ya, tinggal pulang saja. Di rumah ada yang halal kok.</p>
<p>Seperti yang ana ungkapkan di awal bahwa cinta sejati yang hakiki hanya akan terwujud jika telah melewati gerbang pernikahan ini. Jika belum melewatinya, ana masih menganggapnya syubhat. Sementara syubhat dan snafsu hanya bisa dihalalkan lewat jalur pernikahan.</p>
<p>“Ya Rabbi?, istiqomahkanlah kami di jalan-Mu. Jangan sampai kami tergelincir ataupun terkena debu-debu yang dapat mengotori perjuangan kami di jalan-Mu, yang jika saja Engkau tak tampakkan kesalahan-kesalahan itu pada kami sekarang, niscaya kami tak menyadari kesalahan itu selamanya.</p>
<p>Ampunilah kami ya Allah…. Tolonglah kami membersihkannya hingga dapat bercahaya kembali cermin hati kami. Kabulkanlah ya Allah…. “<br />
Amin&#8230;.<br />
oleh: Sisri Rahmawati<a href="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/02/3203795216_14afa5edd6.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-235" title="3203795216_14afa5edd6" src="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/02/3203795216_14afa5edd6.jpg?w=300&#038;h=216" alt="" width="300" height="216" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=233&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/04/14/ikhtilat-aktivis-dakwah-kenapa-bisa-terjadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82b112d277fd5ddea7e273ce505fdbe1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramaril</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assalamsb.files.wordpress.com/2011/02/3203795216_14afa5edd6.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">3203795216_14afa5edd6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pahlawan Kolektif</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/18/pahlawan-kolektif/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/18/pahlawan-kolektif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2011 13:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramaril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Pada umumnya setiap perlawanan terhadap suatu tiran akan menghadapi apa yang disebut perjuangan. Perlawanan yang berhasil mencapai tujuannya adalah membutuhkan perjuangan yang terus-menerus, atau biasa disebut sustainable/istimror. Di setiap perjuangan pasti membutuhkan para pejuang atau biasa disebut pahlawan. Mereka adalah orang-orang yang menjadi penggerak roda perjuangan. Mereka berjuang tanpa kenal lelah hingga perlawanan tersebut tiba [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=230&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada umumnya setiap perlawanan terhadap suatu tiran akan menghadapi apa yang disebut perjuangan. Perlawanan yang berhasil mencapai tujuannya adalah membutuhkan perjuangan yang terus-menerus, atau biasa disebut sustainable/istimror. Di setiap perjuangan pasti membutuhkan para pejuang atau biasa disebut pahlawan. Mereka adalah orang-orang yang menjadi penggerak roda perjuangan. Mereka berjuang tanpa kenal lelah hingga perlawanan tersebut tiba pada tujuannya.</p>
<p>Namun, sudah menjadi keumuman bahwa kita mengenal para pahlawan di setiap perlawanan hanya beberapa gelintir saja. Contoh saja perlawanan kemerdekaan Indonesia. Tak banyak nama yang terabadikan lewat buku-buku sejarah. Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Tuanku Imam Bonjol, Kapitan Pattimura hingga perlawanan Jenderal Soedirman. Memang mereka telah banyak berjasa untuk memerdekaan negeri ini dari tirani dan penjajahan. Semoga amal dan perjuangan (saya lebih menyukai untuk menggunakan kata &#8216;jihad&#8217;) mereka menjadi tiket kilat ke syurga.</p>
<p>Namun di balik itu semua, perjuangan mereka tidak akan berhasil sampai negeri kita merdeka tanpa dukungan pasukan yang kuat. <span id="more-230"></span>Pangeran Diponegoro tidak mungkin dapat kita kenang sebagai pahlawan Perang Diponegoro tanpa kontribusi para prajuritnya yang setia membantu dari mulai pengirim pesan, pembuat senjata hingga suplay logistik makanan. Begitu pula dengan Jenderal Besar Soedirman, beliau mungkin hanya jenderal biasa jika tidak ada jundi-jundi yang membantunya dalam Perang Gerilya melawan agresor Belanda.</p>
<p>Begitulah para pahlawan. Namanya menjadi besar karena ada &#8216;pahlawan-pahlawan&#8217; kecil di sekelilingnya. Inilah salah satu kesuksesan dari konsep amal jamai&#8217;. Bahwa perlawanan selalu identik dengan amal yang terorganisir dari individu-individu hebat yang mengisi di setiap lini perjuangan. Ia tidak bisa diusung oleh seorang saja, karena itu hanya mendatangkan kekonyolan.</p>
<p>Seperti pada permainan sepak bola, bahwa kita membutuhkan kerjasama. Dari satu kaki ke kaki yang lain. Dari umpan silang ataupun terobosan, atau dari jebakan offside hingga sepakan pojok. Kadang perlu melakukan permainan keras, namun tidak jarang juga harus bermain indah dan sportif tentunya dengan strategi terbaik yang mampu dilakukan. Mengisi setiap pos sesuai kemampuan masing-masing sampai pada akhirnya menciptakan goal untuk memenangkan pertandingan.</p>
<p>Itulah jamaah para pahlawan. Kolektifitas mereka di atas potensi-potensi terbesar dari setiap individu yang ada. Potensi-potensi tersebut terus diasah, dikembangkan dan dimaksimalkan dengan baik sesuai kemampuannya masing-masing untuk satu tujuan. Layaknya Sholahuddin Al Ayubi menaklukkan tentara perang salib dengan dukungan ribuan pahlawan tak dikenal. Atau, 2 juta demonstran Mesir yang berjuang menghancurkan tirani. Sehingga puluhan juta lainnya ikut bersorak merayakan kemenangan, walaupun mereka tidak ikut berdemonstrasi, bahkan seluruh dunia pun ikut merayakannya. Dan hingga para akhirnya walaupun setiap kita akan dihisab nafsi-nafsi, tetapi melalui amal jamai&#8217;-lah amalan nafsi kita dapat berlipat ganda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/230/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=230&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/18/pahlawan-kolektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82b112d277fd5ddea7e273ce505fdbe1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramaril</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Motivasi beramal</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/17/motivasi-beramal/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/17/motivasi-beramal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 04:48:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>assalam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspiring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang ingin mendapatkan kebahagiaan didunis dan akhirat. Bahagia adalah buah dari sebuah dan keridhaan allah. Namun sebelum memetik buah atau hasil kebahagiaan tersebut orang harus mulai menanam. Tanaman itu merupakan tanaman amal kebaikan. Tanaman yang baik akan menghasilkan buah yang baik. Tanaman yang memilki akar  yang kuat maka akan membuat tanaman lebih subur. Semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=218&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
</strong></p>
<p>Semua orang ingin mendapatkan kebahagiaan didunis dan akhirat. Bahagia adalah buah dari sebuah dan keridhaan allah. Namun sebelum memetik buah atau hasil kebahagiaan tersebut orang harus mulai menanam. Tanaman itu merupakan tanaman amal kebaikan. Tanaman yang baik akan menghasilkan buah yang baik. Tanaman yang memilki akar  yang kuat maka akan membuat tanaman lebih subur.</p>
<p>Semua petani amal dapat memetik buah yang sama yaitu seperti setiap akhir bulan orang mendapatkan gaji. Jika kita lihat motif apa seseorang mau bekerja dan berusaha untuk mendapatkan gaji pasti beragam. Motif mereka antara lain seperti ini ; karena untuk mencari makan semata, atau karena ingin membeli HP baru. Atau untuk memuaskan keinginannya untuk berfoya-foya. Tetapi ada juga yang memilki motivasi karena rasa tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang diperintahkan oleh agama.<span id="more-218"></span></p>
<p>Dalam kondisi cuaca yang baik, pohon yg tidak memiliki akar yang kuatpun akan tetap tumbuh dengan baik. Namun jika dalam kondisi cuaca yang buruk  banyak angin dan badai, maka hanya pohon yang akarnya kuat saja yang akan mampu bertahan.</p>
<p>Semakin kuat motivasi seseorang dalam bekerja, maka bagaikan pohon yang kokoh akarnya. Akar pohon atau motivasi dalam amal tidaklah terlihat, namun kita dapat menerka niat dari kondisi pohon atau amal tersebut. Pohon yang akarnya kuat tidak akan mudah tercabut akarnya jika ada angin badai kencang. Biasanya hanya mengalami patah ranting/dahan saja.</p>
<p>Dalam kondisi yang sangat sulit jika kita masih mampu bekerja dan melakukan amal kebaikan itu menunjukan kekuatan dan kekokohan niat kita.</p>
<p>Pada umumnya jika kita kurang niat dan prinsipnya untuk beramal, maka dalam kondisi sulit kita cenderung menunggu dan pasif untuk beramal. Mari kita kuatkan niat untuk mencari rida Allah.</p>
<p>Ketahuilah bahwa sebatang pohon tidak begitu saja tiba-tiba kuat akarnya. Ia melalui suatu proses untuk bisa memiliki akar yang kuat dan kokoh. Sebatang pohon harus berusaha sendiri mendapatkan nutrisi dari dalam tanah dan dibantu oleh cahaya matahari sebagai fungsi kontrolnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=218&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/17/motivasi-beramal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/06a7442cae8641e3d6f1973bbde21e44?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Assalam News</title>
		<link>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/12/assalam-news/</link>
		<comments>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/12/assalam-news/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 05:36:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramaril</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assalamsb.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Dalam waktu dekat ini I_ALLAH ada beberapa kegiatan yg akan diangkatkan baik oleh DPP Assalam Sumbar, maupun Oleh DPD Assalam di beberapa daerah. Saat ini ada beberapa kegiatan yang terdata yaitu: 1. MUSPA (Musyawarah Pusat) ASSALAM SUMBAR Acara ini I_ALLAH akan dilaksanakan pada tanggal 18,19,20 Februari 2011 bertempat di BLPT LB Lintah Padang (dalam konfirmasi) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=213&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam waktu dekat ini I_ALLAH ada beberapa kegiatan yg akan diangkatkan baik oleh DPP Assalam Sumbar, maupun Oleh DPD Assalam di beberapa daerah.</p>
<p>Saat ini ada beberapa kegiatan yang terdata yaitu:</p>
<p>1. MUSPA (Musyawarah Pusat) ASSALAM SUMBAR</p>
<p>Acara ini I_ALLAH akan dilaksanakan pada tanggal 18,19,20 Februari 2011 bertempat di BLPT LB Lintah Padang (dalam konfirmasi) acara MUSPA ini diharapkan akan menghasilkan keputusan yang lebih baik untuk perkembangan ASSALAM SUMBAR kedepan,</p>
<p>2. MUSDA (Musyawarah Daerah) DPD ASSALAM Sijunjung</p>
<p>acara ini I_ALLAH akan dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2011 setelah MUSDA ini diharapkan ASSALAM DPD Sijunjung mampu bangkit kembali sehingga menjadi organisasi yang diperhitungkan di Kota Sijunjung I_ALLAH,</p>
<p>3. RADAR 1 (Training Dasar 1) DPD ASSALAM Bukittinggi</p>
<p>Setelah didirikan 1 bulan yang lalu DPD ASSALAM Bukittinggi langsung merencanakan untuk mengangkatkan agenda kaderisasi yaitu RADAR 1 yang dilaksanakan pada tanggal 12-13 Februari 2011 yang bertempat di Aula SMAN 1 Bukittinggi. Bentuk acara yaitu, pada hari pertama akan dilaksanakan training dalam ruangan (berupa materi) dan pada hari kedua akan dilaksanaka Outbound Training</p>
<p>4. RADAR 2 (Training Dasar 2) DPD ASSALAM Pesisir Selatan</p>
<p>Acara ini I_ALLAH akan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Februari 2011 yang bertempat di Aula Puskesmas Batang Kapas, Kec. Batang Kapas, Kab. Pesisir Selatan. Mudah-mudahan acara ini dapat berjalan dengan baik sehingga dapat menghasilkan Kader-kader tangguh  yang siap melaksanakan agenda dakwah kapanpun dan dimanapun I_ALLAH</p>
<p>5. Upgrading Pengurus DPD ASSALAM Payakumbuh</p>
<p>Setelah menyelesaikan MUSDA dan pembentukan pengurus baru-baru ini, maka I_ALLAH DPD ASSALAM Payakumbuh akan melaksanakan acara Upgrading pengurus pada tanggal 13 Februari 2011, dengan tujuan untuk meng upgrade pengurus yang baru agar kelak mereka dapat melaksanakan amanahnya dengan baik I_ALLAH,</p>
<p>6. Comingsoon MUSDA (Musyawarah Daerah) DPD ASSALAM Agam</p>
<p>Setelah selesai mengangkatkan acara RADAR 2 baru-baru ini maka I_ALLAH DPD ASSALAM Kab. Agam akan segera melaksanakan acara MUSDA dalam waktu dekat ini (kemungkinan besar setelah selesai MUSPA)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assalamsb.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assalamsb.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assalamsb.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assalamsb.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assalamsb.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assalamsb.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assalamsb.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assalamsb.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assalamsb.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assalamsb.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assalamsb.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assalamsb.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assalamsb.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assalamsb.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assalamsb.wordpress.com&amp;blog=1994858&amp;post=213&amp;subd=assalamsb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assalamsb.wordpress.com/2011/02/12/assalam-news/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/82b112d277fd5ddea7e273ce505fdbe1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramaril</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
